1.1
Deskripsi
Nama Modul
|
:
|
Melakukan
Koneksi ke Internet dan Bekerja dengan Internet
|
Kode Kompetensi
|
:
|
TIK.OP02.010.01
TIK.OP02.006.01
TIK.OP02.007.01
|
Kompetensi
|
|
·
Melakukan instalasi untuk koneksi internet
·
Mengoperasikan
Penelusur Web (Web Browser)
·
Mengoperasikan
perangkat lunak klien E-mail (E-mail Client)
|
Ruang lingkup isi
|
:
|
·
Mempersiapkan
Sarana Koneksi Internet.
|
|
|
·
Pemilihan
dan Penggunaan Password
|
|
|
·
Setting
Koneksi Internet
|
|
|
·
Mengoperasikan Koneksi ke Internet
·
Mempersiapkan Web Browser
·
Mengenali Menu, mengakses URL, menyimpan file
·
Mengenali
objek dasar dan fitur pencarian informasi pada dokumen web
·
Mengenali
objek dasar dan fitur pencarian informasi pada dokumen web
·
Mencetak dan mencetak file hasil penelusuran
(browsing)
·
Memanfaatkan Mesin Pencari (Search Engine) untuk
mencari informasi di Internet
·
Mencetak dan mencetak file hasil penelusuran
(browsing)
·
Mempersiapkan perangkat lunak Email Client
·
Mengenali Menu, format alamat Email dan
Konfigurasi sederhana
·
Mengambil, membaca, membuat dan mengirim Email
·
Mencetak dan menyimpan Email
·
Melakukan pengorganisasian Email
|
Kaitan Modul
|
:
|
Modul ini
merupakan modul yang harus dikuasai oleh Peserta Didik
|
Hasil yang
diharapkan
|
:
|
Setelah
mempelajari modul ini, peserta didik diharapkan mampu:
·
Mengidentifikasi
perangkat untuk koneksi Internet
·
Mengoperasikan
dan menguji Modem
·
Menyiapkan
jalur komunikasi telepon dial-up
·
Melakukan
setting agar modem dikenal oleh Sistim Operasi yang digunakan
·
Mendeskripsikan
fungsi Internet Service Provider (ISP)
·
Memilih
dan mendaftar pada ISP
·
Mengetahui
nomor akses ISP
·
Mengetahui
User Account dan Password yang akan digunakan
·
Mengisi
Nomor Akses ISP pada fasilitas perangkat lunak sistim operasi untuk koneksi
·
Mengisi
Nomor DNS (Domain Name Server) ISP yang dituju
·
Menguji
koneksi internet melalui melalui ISP yang telah ditentukan
·
Dapat
melakukan koneksi ke internet dengan model dial-up
·
Memutuskan
koneksi ke internet jika telah selesai
·
Menginstall
Web Browser
·
Memahami
dan menyediakan petunjuk penggunaan (user manual) web browser
·
Menyalakan
komputer dengan sistim operasi dan persyaratan sesuai dengan Installation
Manual
·
Menjalankan
Web Browser
·
Mengenali
menu-menu yang disediakan beserta shortcut-nya
·
Memahami
format dasar URL (Uniform Resource Locator)
·
Melakukan
akses ke URL tertentu melalui isian dan menu yang tersedia, serta penelusuran
melalui hyperlink
·
Mengelola
penggunaan cookies
·
Menyimpan
file-file hasil penelusuran (browsing) pada media yang tersedia
·
Menyimpan
link tertentu pada media yang tersedia (download)
·
Mengenali
objek-objek dasar seperti text, button (tombol), image, radio button, check
box, text area
·
Mencari
informasi tertentu (text tertentu) pada dokumen web menggunakan fasilitas
yang sudah tersedia
·
Mengetahui
alamat-alamat search engine populer
·
Memahami
kata kunci yang digunakan dalam proses pencarian
·
Mencetak
file dokumen hasil penelusuran (browsing)
·
Menggunakan
fitur-fitur dasar pencetakan seperti : page setup, printer setup, print
preview
·
Mengoperasikan sistem operasi sesuai dengan Instruction Manual;
·
Mengetahui
populer tentang internet
·
Mengetahui
tentang kode etik penulisan Email;
·
Mengoperasikan
On site training sesuai dengan software yang digunakan.
·
Mampu berkomunikasi dengan menggunakan internet
|
1.2
Prasyarat
Untuk mempelajari modul ini maka peserta didik harus
sudah menyelesaikan Modul tentang Mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis GUI dan pengoperasian
periferal.
.
1.3
Petunjuk Penggunaan Modul
Untuk peserta didik.
·
Pembelajaran
yang dilaksanakan menggunakan sistem Self
Based Learning atau sistem pemelajaran mandiri. Diharapkan seluruh peserta
didik dapat belajar secara aktif dengan mengumpulkan berbagai sumber selain
modul ini, misalnya melalui majalah, media elektronik maupun melalui internet.
·
Dalam
modul ini dituntut tersedianya bahan ajar yang lengkap yang meliputi :
Ø unit komputer yang siap digunakan;
Ø sistem operasi yang legal dan siap digunakan;
Ø buku modul internet/ koneksi internet;
Ø SOP dalam menghidupkan dan mematikan
komputer.
Selanjutnya, peran guru dalam proses
pembelajaran adalah :
·
membantu
peserta didik dalam merencanakan proses belajar, utamanya dalam materi-materi
yang relatif baru bagi peserta didik;
·
membimbing
peserta didik melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar;
·
membantu peserta didik dalam memahami
konsep dan praktek dalam modul ini dan menjawab pertanyaan peserta didik
mengenai proses belajar dan pencapaian jenjang pengetahuan peserta didik;
·
membantu peserta didik untuk menentukan
dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar;
·
mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika
diperlukan;
·
merencanakan seorang ahli / pendamping guru dari dunia
usaha untuk membantu jika diperlukan;
·
melaksanakan
penilaian;
·
menjelaskan kepada peserta didik
mengenai bagian yang perlu untuk
dibenahi dan merundingkan rencana pemelajaran selanjutnya;
·
mencatat pencapaian kemajuan peserta didik.a
1.4
Tujuan Akhir
Setelah mempelajari modul ini, peserta didik
diharapkan mampu:
1.
Memahami konsep dasar koneksi internet
2. Menguasai pengetahuan populer tentang
internet
3.
Mengetahui tentang media tranmisi koneksi internet
4. Mampu mengoneksikan koneksi Internet
5. Memahami konsep dasar web browser
6. Dapat
mencari dan menyajikan informasi yang diperoleh melalui internet dengan
menggunakan web browser
7. Mengetahui tentang kode etik penulisan Email
8.
Mengetahui cara membuat, mengirim dan membalas Email
9. Mengoperasikan On site
training sesuai dengan software yang digunakan
1.5
Cek Kemampuan
Apabila Anda dapat menjawab seluruh soal di bawah
ini, berarti anda berhak untuk mempelajari modul berikutnya.
No.
|
Soal
|
Ya
|
Tidak
|
1
|
Dapatkah anda mengenali perangkat untuk koneksi internet.
|
|
|
2
|
Dapatkah anda mensetting perangkat modem agar dapat dikenali sistem
operasi.
|
|
|
3
|
Dapatkah anda melakukan operasi uji coba perangkat modem.
|
|
|
4.
|
Dapatkah anda melakukan setting koneksi ke ISP yang ada di daerah anda.
|
|
|
5.
|
Dapatkah anda melakukan koneksi dial-up dan memutuskan koneksinya.
|
|
|
6.
|
Dapatkah anda mengoperasikan salah satu Aplikasi Web Browser secara umum.
|
|
|
7.
|
Dapatkan anda melakukan pemanggilan terhadap suatu alamat Web tertentu.
|
|
|
8.
|
Dapatkah anda menyimpan file dan download file data atau program melalui Web Browser.
|
|
|
9.
|
Dapatkah anda menyimpan alamat internet yang sering dituju ke dalam
folder favorite.
|
|
|
10.
|
Dapatkah anda mencari suatu informasi melalui alamat Web Browser.
|
|
|
11.
|
Dapatkah anda mencetak halaman web baik ke printer atau hanya sekedar di
layar monitor.
|
|
|
12.
|
Dapatkah anda melakukan pencarian informasi dengan menggunakan search engine.
|
|
|
13
|
Dapatkan anda membuat Email
berbasis Web pada suatu alamat situs
tertentu.
|
|
|
14
|
Dapatkah anda menggunakan klien e-mail (email client) untuk mengambil,
membaca dan menerima e-mail.
|
|
|
15
|
Dapatkah anda melakukan pengorganisasian e-mail berdasarkan parameter
yang ditetapkan dalam folder-folder.
|
|
|
2.1 Tujuan
Setelah mempelajari modul ini diharapkan siswa dapat
:
·
Mengenal
komponen-komponen yang dipergunakan untuk melaksanakan hubungan dengan
Internet.
·
Memasang
dan Menginstal perangkat modem agar dapat dikenali oleh sistem operasi.
·
Memahami
dan mampu mengkonfigurasikan perangkat ke Jasa Penyedia Layanan Jasa Internet
(ISP).
·
Menghubungkan
dan memutuskan koneksi Internet.
2.2 Pengantar Internet
2.2.1
Apa itu Internet
Internet (Inteconnected-Network) merupakan
sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan berbagai macam situs. Internet
menyediakan akses untuk layanan telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk
jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia.
Jaringan yang membentuk
internet bekerja berdasarkan suatu set protokol standar yang digunakan untuk
menghubungkan jaringan komputer dan mengamati lalu lintas dalam jaringan.
Protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error-
handling), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. Protokol
standar pada internet dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protokol/
Internet Protokol). Protokol ini memiliki kemampuan untuk bekerja pada
segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun
sistem operasi yang digunakan.
Layanan internet
memperlihatkan perkembangan yang sangat pesat, karena menawarkan beberapa daya
tarik atau keunggulan dibandingkan media lain. Keunggulan tersebut, antara
lain:
1. Komunikasi murah
2. Sumber informasi
besar
3. Tantangan baru
untuk berusaha
4. Keterbukaan “tanpa
sensor”
5. Jangkauan yang
tidak terbatas
2.3 Kegunaan Internet
Banyak kegunaan yang menguntungkan yang didapatkan dari Internet dalam
semua bidang (bisnis, akademis, pemerintahan, organisasi dlsb), antara lain:
2.3.1 Internet
sebagai Media Komunikasi
Beberapa
fenomena dan kelebihan internet sebagai media informasi dan komunikasi
dibandingkan dengan media lain, Informasi yang didapatkan lebih mudah, cepat
dan murah dengan jangkauan global. Hal ini didukung dengan fakta bahwa untuk
menjangkau pengguna sebanyak 60 juta orang:
v Butuh 30 tahun untuk radio
v Butuh 15 tahun untuk televisi
v Butuh 3 tahun untuk web
dengan
aplikasi:
o
Email
o
WWW
o
NewsGroup
o
FTP
Gopher
o
Dan
lain-lain
Bermunculan
situs media online (berbasis media cetak maupun yang tidak) sehingga mengurangi
biaya kertas dan biaya distribusi, contoh:
o
Koran
masuk Internet (Kompas Cyber Media)
o
Detik
o
Satunet
o
CNN
o
Majalah,
brosur, dlsb
2.3.2
Internet sebagai media promosi, diantaranya:
o
Image
Company
o
Pengenalan,
dan pemesanan produk
o
Registrasi
klien
o
Jadwal
pengiriman dll
2.3.3
Internet sebagai Komunikasi Interaktif
o
Email
o
Dukungan
Pelanggan dengan WWW
o
Video
Conferencing
o
Internet
Relay Chat
o
Internet
Phone
2.3.4
Internet sebagai alat Research and
Development
2.3.5
Internet sebagai Pertukaran data
2.4
Sejarah Internet
Sebelum Internet ada, ARPAnet (US
Defense Advanced Research Projects Agency) atau Departemen Pertahanan
Amerika pada tahun 1969 membuat jaringan komputer yang tersebar untuk
menghindarkan terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat
mudah dihancurkan. Jadi bila satu bagian dari sambungan network terganggu dari
serangan musuh, jalur yang melalui sambungan itu secara otomatis dipindahkan ke
sambungan lainnya. Setelah itu Internet digunakan oleh kalangan akademis (UCLA)
untuk keperluan penelitian dan pengembangan teknologi. Dan baru setelah itu
Pemerintah Amerika Serikat memberikan ijin ke arah komersial pada awal tahun
1990.
2.5
Pertumbuhan
Internet
Internet mempunyai pertumbuhan yang sangat baik dan
sangat pesat saat ini. Dari data statistik yang didapat, adalah sebagai
berikut:
·
3 juta
host sudah terkoneksi diakhir tahun 1994
·
Populasi
30 juta pengguna (1995)
·
Pertumbuhan
10 % tiap bulan
·
100 juta
pengguna pada tahun 1998, diperkirakan tahun 2010 semua orang akan terhubung ke
Internet
·
Email mendominasi 75% hubungan bisnis.
2.6 Koneksi Internet
Untuk dapat
melakukan koneksi ke internet, secara umum langkah-langkah yang perlu disiapkan
adalah :
v Siapkan seperangkat
PC
v
Modem (Modulator
Demodulator)
v
Koneksi ke internet melalui penyedia layanan akses internet
atau ISP (Internet Service Provider).
2.7 Pengertian
Modem
Sebelum melakukan instalasi modem sebaiknya kita
perlu tahu dulu apa yang disebut dengan Modem. Modem singkatan dari Modulator Demodulator yang berfungsi
untuk mengkonversikan data digital ke data analog dari komputer pengguna ke
komputer server melalui jalur telpon,
dan sebaliknya.
Gambar 1. Ilustrasi Kerja koneksi Internet
Modem Dial Up Jenisnya dapat dibagi 2,
yaitu:
v Modem Eksternal
Biasanya dilengkapi dengan panel
atau LED atau LCD yang menampilkan info tentang apa yang sedang dilakukan oleh
modem kalian yang mana berguna untuk membantu kita permasalahan yang terjadi.
Tidak menggunakan slot di dalam komputer kalian. Dapat di-nyalakan atau
di-matikan secara terpisah dari komputer. Lebih mudah dipindah tempatkan
(contohnya, kalian dapat menggunakan modem eksternal yang sama untuk komputer
desktop ataupun laptop kalian). Di daerah yang rawan dengan masalah petir lebih
aman bila menggunakan modem eksternal.
|
Gambar 2. Modem Eksternal
|
v
Modem Internal
Lebih mudah dipasang (atau menjadi
mimpi yang paling buruk), biasanya lebih murah karena tidak memiliki case dan
power supply terpisah, mencegah orang lain untuk bertindak iseng terhadap modem
karena terletak di dalam komputer, tidak menggunakan kabel yang semerawut,
menghemat tempat, dan juga menghemat biaya untuk membeli kabel serial.
2.8 Installasi Modem
Tahap berikutnya adalah melakukan instalasi Modem.
Sebelum anda menggunakan modem diperlukan instalasi modem ke komputer. Baca
buku petunjuk instalasi Modem yang diikutsertakan dalam setiap pembelian.
2.8.1
Pemasangan Modem Eksternal
Untuk memasang modem eksternal cenderung
lebih mudah. Karna tidak harus repot-repot membuka casing komputer. Yang
dibutuhkan hanya obeng minus dan kabel modem. Pada saat membeli modem mungkin
tidak termasuk kabel modem di dalamnya jadi kita harus mempersiapkan sendiri
kabel modem yang sesuai dengan jenis COM Port yang ada di komputer.
1.
Pastikan komputer sudah dimatikan. Pasangkan kabel modem tersebut
ke modem dan konektor satunya lagi ke COM Port yang umumnya terletak di
belakang komputer dan pastikan bahwa kabel tersebut telah terpasang dengan baik
dan kencangkan bautnya yang terletak di samping-samping konektor kabel modem
tersebut dengan obeng.
2.
Lalu sambungkan modem ke sambungan telepon dengan menggunakan
kabel telepon yang telah dipasangkan RJ-11 ke konektor yang bertuliskan
"line" yang tertera di modem. Jika ingin menggunakan telepon juga
maka sambungkan pula konektor pada modem yang bertuliskan "phone" ke
telepon dengan menggunakan kabel telepon yang sejenis.
3.
Setelah itu jangan lupa pasangkan konektor adaptor ke modem, lalu
sambungkan adaptor ke steker listrik.
4.
Sekarang nyalakan komputer dan modem kalian, apabila lampu modem
berkerja/berkedip maka kita siap untuk menginstall softwarenya. Jika tidak
bekerja, coba periksa kembali semua sambungan. Jika telah terpasang dengan
baik, kemungkinan terjadi kerusakan pada modem atau kabelnya.
Install software untuk modem, ikuti
perintah yang ada di layar monitor, pilih COM Port tempat terpasangnya modem
(COM 1, COM 2, dsb). Apabila modem tersebut memiliki features plug-and-play,
maka pada saat instalasi Window 9x akan langsung dapat mengenali
konfigurasinya.
2.8.2
Pemasangan Modem Internal
Memasang modem internal dapat menjadi
sangat mudah atau menjadi mimpi buruk yang sangat menakutkan. Modem internal
merupakan kartu internal yang dipasang di dalam komputer, maka pemasangannya
lebih sulit daripada modem eksternal.
1.
Matikan komputer, cabut kabel power-supply nya, dan buka casing
komputernya.
2.
Sekarang pilih slot kosong untuk modem tersebut. Pada umumnya
modem menggunakan slot 8-bit dan 16-bit yang dapat dipasang pada slot ISA.
Sedangkan untuk modem model terbaru menggunakan slot 64-bit dan dapat
dipasangkan pada slot PCI (kecuali untuk modem jenis terbaru yaitu AMR - Audio
Modem Riser yang menggunakan slot khusus).
3.
Lepaskan besi penutup slot yang ada di belakang komputer. Jika
menggunakan baut gunakan obeng yang sesuai dan simpan baut tersebut.
4.
Keluarkan modem dari dalam bungkusannya dengan hati-hati.
Pasangkan modem ke dalam slot yang tersedia serta pastikan telah terpasang
dengan baik.
5.
Pada bagian belakang modem terdapat plat besi yang menutupi lubang
yang pada langkah ke 3 kita buka, kecangkan dengan baut yang tersisa.
6.
Sekarang sambungkan kabel telepon kalian ke modem, dari terminal
telepon ke "line" pada modem, lalu jika ingin kalian dapat
menghubungkan ke telepon melalui konektor yang ada di sebelahnya yang
bertuliskan "phone".
7.
Lalu sambungkan kembali semua kabel pada komputer dan nyalakan
komputer. Mungkin lebih baiknya untuk sementara biarkan saja dulu casing
komputer tetap terbuka sampai kalian berhasil menjalankan modem dengan baik,
sebab kemungkinan kita harus melepas kembali modem tersebut.
|
Gambar 4. RJ11 -
Konektor Kabel Telephone
|
Jika hal tersebut diatas sudah
dilaksanakan, dilanjutkan dengan meng-install driver beserta softwarenya.
2.8.3
Penginstalasian Modem di Windows XP
Berikut ini
dijelaskan langkah-langkah penginstalasian modem pada Windows XP.
o Lakukan
penyalaan komputer sesuai dengan SOP yang ada.
o Secara
otomatis Windows XP akan mendeteksi adanya modem pada komputer.
o Akan
muncul dialog pada gambar berikut. Dan pilih opsi No, not this time
|
Gambar 5. Found New Hardware Wizard
|
o Kemudian
silahkan pilih opsi Install the software automatically (Recommended).
Tapi pastikan bahwa CD atau Floppy software pendukung sudah masuk pada drive.
o
|
Gambar 6. Option Found New Hardware
Wizard
|
o Lalu
komputer akan melakukan pencarian Software pendukung pada Drive yang ada. Jika
ditemukan maka akan muncul gambar berikut. Klik Tombol Continue Anyway
|
Gambar 7. Hardware Installation
|
o Tunggu
sampai proses instalasi driver selesai. Klik Tombol Finish.
2.9 Pengaturan
koneksi Internet
2.9.1
Setting
Dial Up di Windows 98
Klik tombol "Start" pada kiri bawah desktop window anda
Selanjutnya pilih menu "Program" > "Accessories" >
"Communications" > "Dial-Up Networking"
Kemudian tampak sebuah screen dengan title "Dial-Up Networking"
Klik icon "Make New connection"
Gambar
8. Dial-Up Networking pada Windows 98
Maka akan muncul window seperti gambar di bawah.
Untuk tahap pertama isi "nama koneksi"
dan pilih "jenis modem" yang telah terinstal

Gambar 9. Make New Connection pada Windows 98
Tahap selanjutnya, isi kode area dan nomor
dial ISP
Gambar
10. Memasukkan Nomor Dial dari ISP
Selanjutnya klik "Next"
Akan tampil sebuah screen yang menandakan berakhirnya proses, klik "Finish"
Gambar
11. Konfirmasi Sukses pembuatan Koneksi baru
Selanjutnya adalah melakukan sedikit
konfigurasi pada Dial-Up. Klik kanan pada Dial-Up yang telah dibuat
kemudian pilih "Properties"
Pilih
beberapa option yang telah tersedia:
- Enable software compression
- TCP/IP
Selanjutnya klik tombol TCP/IP Settings
Gambar
12. Pengaturan DNS ISP
Kemudian pilih
option "Specify name server addresses"
Dan isi:
Primary DNS : 202.134.0.155
Secondary DNS : 202.134.2.5
Pilih option :
"Use IP header compression"
"Use default gateway on remote netwoking"
Lalu, klik tombol "OK"
Ciptakan Shortcut untuk mempermudah penggunaan dengan cara klik kanan
pada DialUp Networking lalu pilih "Create Shortcut"
2.9.2
Setting
Dial Up di Windows XP
Klik tombol "Start" pada kiri bawah desktop window anda
Selanjutnya pilih menu "All Programs" > "Accessories"
>"Communications" > "New Connection Wizard"
Kemudian akan tampil screen "New Connection Wizard" lalu klik "Next"
Gambar
13. Make New Connection pada Windows XP
Pilih option "Connect to the Internet",
dan klik "Next"
Gambar
14. Opsi untuk membuat Koneksi ke ISP
Pilih "Set up my connection manually", lalu klik "Next"
Gambar
15. Opsi untuk pengaturan manual koneksi
Pilih "Connect using a dial-up modem", dan klik "Next"
Gambar
16. Opsi metode yang digunakan untuk koneksi
Isikan nama ISP contohnya "Telkomnet" dan tekan "Next"
Gambar
17. Memberikan nama koneksi
Masukkan nomor dial ISP yaitu 0809
8 9999
Gambar
18. Memasukkan Nomor dial dari ISP
lalu
klik" Next"
Isikan
User “telkomnet@instan, password “telkom” dan konfirmasi password “telkom” pada menu "Internet
Account Information", pilih "Make this default Internet
Connection" dan klik "Next"
Gambar 19. Memasukkan
informasi user dari ISP
Akan tampil screen
"New Connection Wizard" yang menandakan berakhirnya proses "Create
a New Connection", dan beri tanda cek pada "Add a shortcut to
this connection to my desktop", untuk membuat shortcut dan klik "Finish"
Gambar
20. Konfirmasi Sukses pembuatan Koneksi baru
Dial-Up Account
anda siap digunakan
2.10 Mengoperasikan
koneksi Internet
Untuk memulai Akes
ke internet (Telkomnet Instan) pada Windows 98 lakukan langkah berikut ini
o
Klik
Start, Programs, Acessories, Communications, Dial-Up Networking
o
Klik dua
kali pada shortcut TELKOMNet yang telah dibuat pada pembahasan diatas.
o
Isi
Username dan Password pada halaman dialog box.
Username :
telkomnet@instan
Password :
telkom
Gambar
21. Tampilan untuk memulai koneksi pada Windows 98
o Terhubung ke internet dengan klik Connect
Kemudian akan muncul Status
Dial ke Telkomnet Instan:
o Status Dialing
Gambar
22. Tampilan status koneksi pada Windows 98
o Status Verifikasi Username dan Password
o Status Connected yang akan muncul pada System
Tray
Untuk memulai Akes ke
internet (Telkomnet Instan) pada Windows XP lakukan langkah berikut ini
o
Klik
Start, All Programs, Acessories, Communication, Network Connections, Dial-Up
o
Klik dua
kali pada shortcut TELKOMNet yang telah dibuat pada pembahasan diatas.
o
Isi
Username dan Password pada halaman dialog box.
Username :
telkomnet@instan
Password :
telkom
Gambar
23. Tampilan untuk memulai koneksi pada Windows XP
o Terhubung ke internet dengan klik Dial
Kemudian akan muncul Status Dial ke Telkomnet Instan:
o Status Dialing
Gambar
24. Tampilan status koneksi pada Windows XP
o
Status
Verifikasi Username dan Password
o
Status
Connected yang akan muncul pada System Tray
Untuk memutuskan Akes
ke internet dapat dilakukan dengan klik kanan pada icon yang muncul pada
system tray, kemudian pilih Disconnect atau klik ganda (double click)
lalu pilih tombol disconnect
2.11 Tugas
Kegiatan Belajar 1
1.
Coba
anda ilustrasikan bagaimana komputer anda terkoneksi dengan Internet?
2.
Tuliskan
5 dari manfaat koneksi Internet!
3.
Tuliskan
Dampak negatif yang diakibatkan dari adanya koneksi Internet menurut anda.
2.12 Tes
Formatif Kegiatan Belajar 1
1. Coba anda ilustrasikan bagaimana komputer
anda terkoneksi dengan Internet?
2. Tuliskan 5 dari manfaat koneksi Internet!
Tuliskan
Dampak negatif yang diakibatkan dari adanya koneksi Internet menurut anda